Backlink Nofollow vs Dofollow: Perbedaan, Fungsi, dan Pengaruhnya pada SEO
Dyaksa Naya
2 Januari 2026
Setelah kamu paham apa itu backlink, sekarang saatnya masuk ke bagian yang sedikit lebih teknis namun sangat penting: Dofollow dan Nofollow. Tidak semua link yang mengarah ke websitemu memiliki “kekuatan” yang sama di mata Google.
Memahami perbedaan keduanya akan membantumu mengatur strategi agar websitemu tidak dianggap melakukan spam oleh mesin pencari.
1. Apa Itu Dofollow Backlink?
Secara default, semua link yang kamu buat atau dapatkan adalah Dofollow. Link jenis ini adalah jalur yang mengizinkan robot Google untuk mengikuti tautan tersebut dan memberikan “nilai” atau otoritas dari website pengirim ke website penerima.
Dalam Pemahaman SEO, pemberian nilai ini sering disebut dengan istilah Link Juice.
- Fungsi Utama: Memberitahu Google bahwa website tujuan sangat terpercaya dan layak mendapatkan kenaikan peringkat.
- Efek bagi SEO: Sangat kuat dalam meningkatkan Domain Authority dan posisi di halaman pencarian.
- Cara Mengenalinya: Tidak ada tanda khusus di dalam kodenya. Cukup
<a href="https://websitemu.com">Teks Link</a>.
2. Apa Itu Nofollow Backlink?
Nofollow adalah link yang memiliki atribut khusus berupa rel="nofollow". Atribut ini bertugas memberikan sinyal kepada robot Google: “Hei Google, ada link di sini, tapi tolong jangan berikan nilai atau otoritas saya ke website tersebut.”
Google memperkenalkan fitur ini pada tahun 2005 untuk memerangi komentar spam di blog yang hanya bertujuan mencari backlink gratis.
- Fungsi Utama: Melindungi website dari penalti akibat menautkan ke situs yang tidak terpercaya atau link berbayar (iklan).
- Efek bagi SEO: Tidak memberikan dampak langsung pada kenaikan peringkat, namun tetap mendatangkan trafik nyata dari manusia.
- Cara Mengenalinya: Di dalam kode HTML akan terlihat seperti ini:
<a href="https://websitemu.com" rel="nofollow">Teks Link</a>.
Perbandingan Cepat: Dofollow vs Nofollow
Agar kamu lebih mudah membedakannya, Sob, perhatikan tabel sederhana di bawah ini:
| Fitur | Dofollow Link | Nofollow Link |
|---|---|---|
| Transfer Otoritas | Ya (Mengalirkan Link Juice) | Tidak (Secara teori) |
| Mempengaruhi Peringkat | Ya, sangat signifikan | Tidak secara langsung |
| Tujuan Utama | Rekomendasi konten berkualitas | Menghindari spam/iklan |
| Status Default | Ya, otomatis | Harus ditambahkan manual |
Mengapa Kamu Tetap Butuh Nofollow Link?
Mungkin kamu bertanya, “Kalau Nofollow tidak menaikkan peringkat, buat apa mencarinya?” Jawabannya adalah Keseimbangan.
Jika sebuah website memiliki 100% backlink jenis Dofollow, Google akan merasa curiga. Algoritma mereka akan menganggap profil link tersebut tidak alami atau hasil manipulasi. Profil backlink yang sehat haruslah campuran dari keduanya agar terlihat natural.
Selain itu, link dari media sosial (seperti Facebook, Instagram, YouTube) atau forum (seperti Quora dan Reddit) hampir semuanya adalah Nofollow. Meskipun tidak menaikkan peringkat secara instan, link ini mendatangkan banyak pengunjung asli.
Pro-Tips: Mengenal Atribut Baru (Sponsored & UGC)
Di era sekarang, Google sudah semakin canggih. Selain Nofollow, ada dua atribut baru yang sebaiknya kamu tahu agar terlihat seperti pro:
- rel=“sponsored”: Gunakan ini khusus untuk link yang berasal dari iklan atau artikel berbayar.
- rel=“ugc”: Singkatan dari User Generated Content. Gunakan ini untuk link yang muncul di kolom komentar atau postingan forum.
Analogi Sederhana: > Dofollow adalah teman akrab yang mempromosikan kamu di depan bos. Nofollow adalah orang asing yang menyebut namamu di keramaian; dia tidak menjaminmu, tapi orang tetap bisa mendengarmu.
Baca juga artikel tentang strategi link building untuk memahami cara mendapatkan backlink berkualitas.
Kesimpulan
Strategi link building yang cerdas adalah yang fokus mencari Dofollow dari website berkualitas, namun tidak menolak Nofollow dari website yang memiliki trafik tinggi. Keduanya bekerja sama untuk membangun reputasi website yang kredibel dan alami di mata Google.
Jangan hanya mengejar “kekuatan” (power), tapi kejarlah “kepercayaan” (trust) dari pengunjungmu. bagi bisnis owner di Jogja, anda bisa menggunakan jasa optimasi seo dengan backlink berkualitas untuk membantu meningkatkan visibilitas website bisnis anda.
Artikel Terkait
Apa itu Link Building? Arti, Fungsi, dan Contoh nya
Link building adalah proses mendapatkan tautan dari situs lain ke website Anda. Pelajari strategi link building yang efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan SEO.
Dyaksa Naya
2 Januari 2026
Local SEO Adalah: Agar Bisnis Kamu mudah Ditemukan di Google Maps
Pelajari apa itu Local SEO, mengapa penting untuk bisnis lokal, dan strategi implementasinya untuk meningkatkan visibilitas di pencarian lokal.
Dyaksa Naya
2 Januari 2026
Long Tail Keyword: Pengertian dan Manfaatnya untuk SEO
Pelajari apa itu long tail keyword, manfaatnya untuk SEO, dan strategi efektif menemukan serta mengoptimalkan kata kunci spesifik untuk meningkatkan trafik website dan konversi.
Dyaksa Naya
2 Januari 2026